Digitalisasi Pajak, Dirjen Kemendagri Luncurkan Aplikasi Smart Tax Pekanbaru

8 Oktober 2021
Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Gubernur Riau Syamsuar, Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian bersama pejabat Kemendagri usai meluncurkan aplikasi Smart Tax di Hotel Novotel, Jumat (8/10/2021). Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Gubernur Riau Syamsuar, Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian bersama pejabat Kemendagri usai meluncurkan aplikasi Smart Tax di Hotel Novotel, Jumat (8/10/2021). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru resmi menggunakan aplikasi Smart Tax. Aplikasi ini merupakan salah satu bentuk digitalisasi dalam pembayaran sebelas pajak. 

"Kami merasa terhormat karena Pekanbaru dijadikan lokasi Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakorteknas) Pengelolaan Pendapatan Daerah oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemendagri). Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian juga meluncurkan aplikasi Smart Tax Pekanbaru hari ini," kata Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin di Hotel Novotel, Jumat (8/10/2021). 

Pelaporan, pendaftaran, dan pembayaran pajak hingga pencetakan bukti pelunasan pajak langsung bisa dilakukan melalui aplikasi Smart Tax Pekanbaru dari telepon seluler berbasis Android. Diharapkan, digitalisasi pajak seperti ini bisa berlangsung di seluruh negeri ini. 

"Dalam Rakorteknas Pengelolaan Pendapatan Daerah ini, Bapenda se-Indonesia juga membicarakan terkait digitalisasi dan diskusi optimalisasi pajak daerah," ujar Ami, sapaan akrabnya.

Kesempatan yang sama, Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyampaikan terima kasih kepada Kemendagri dan Kemenpan RB. Karena, rapat koordinasi teknis nasional ini digelar di Pekanbaru. 

"Ini suatu kehormatan bagi kami di tengah pandemi Covid-19 ini. Rapat ini membahas kreativitas dan inovasi serta pengelolaan keuangan dengan digitalisasi. Intinya, kreativitas, inovasi dan digitalisasi," ucapnya. 

Bapenda harus memanfaatkan potensi yang ada di sekitar daerah masing-masing dan memberikan kemudahan dalam pelayanan. Sehingga, Bapenda bisa mendapatkan pendapatan.