Ekonomi Pekanbaru Tumbuh 7,64 Persen, Tertinggi di Riau

8 September 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Perekonomian Kota Pekanbaru menunjukkan kinerja positif sepanjang semester pertama tahun ini. Ekonomi Pekanbaru tumbuh 7,64 persen. 

"Pencapaian ini menempatkan Pekanbaru sebagai salah satu dari empat kabupaten atau kota di Sumatra yang mampu mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Senin (7/9/2026).

Perkembangan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah menunjukkan tren yang menggembirakan. Pada tahun lalu, tercatat 48 kabupaten dan kota di Indonesia yang mampu mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen. Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat pada semester pertama menjadi 99 kabupaten dan kota.

"Ini kami sampaikan apresiasi kepada Mendagri dan para kepala daerah. Karena dalam waktu kurang dari satu tahun langsung meningkat, dari tadinya 48 menjadi 99 kabupaten dan kota yang tumbuh di atas 6 persen," ungkap Amalia.

Dari 99 daerah tersebut, sebanyak 53 kabupaten dan kota berada di Pulau Sumatra dengan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6 hingga 8 persen. Terdapat dua daerah di Sumatera yang mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen. 

"Kepulauan Anambas menjadi daerah dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,35 persen. Disusul Natuna sebesar 12,30 persen. Sementara itu, Kota Pekanbaru mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,64 persen," sebut Amalia.

Capaian tersebut menjadikan Pekanbaru sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang mampu menembus pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen. Selain Pekanbaru, sejumlah daerah di Sumatra yang mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen antara lain Kota Batam sebesar 6,54 persen dan Belitung sebesar 6,38 persen. Berdasarkan data BPS yang dipaparkan dalam rapat tersebut, Pekanbaru menempati peringkat ke-24 dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia yang mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang mendekati 8 persen pada semester pertama tahun ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Berbagai arah kebijakan yang dijalankan Pemko Pekanbaru mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

"Arah kebijakan yang kami jalankan mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi yang terus membaik ini bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan hasil kerja keras seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat," ujarnya.

Sejak awal kepemimpinannya, Pemko Pekanbaru berupaya mengelola belanja daerah secara lebih efektif dan tepat sasaran. Kebijakan tersebut diarahkan agar belanja pemerintah mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat. Setiap anggaran yang dibelanjakan pemerintah harus mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.

"Kami berupaya memastikan setiap rupiah belanja pemerintah dapat berputar di tengah masyarakat. Program pembangunan, belanja barang dan jasa, serta berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku usaha lokal terus kami dorong agar memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.