Ketua KNPI Kota Pekanbaru Faisal Islami. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pekanbaru menggelar kegiatan penguatan pemahaman hak asasi manusia (HAM) bagi pemuda di Kantor KNPI pada 29 Januari 2026. Seminara HAM ini sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang sadar akan nilai-nilai kemanusiaan dan kepemimpinan di masa depan.
"Kegiatan ini menjadi momentum pertama bagi kami dalam berkolaborasi dengan Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham)," kata Ketua KNPI Pekanbaru Faisal Islami.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada pemuda mengenai konsep HAM serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan pemahaman HAM sangat penting.
Pasalnya, para pemuda merupakan generasi penerus yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Kota Pekanbaru. Dengan pemahaman HAM yang baik, diharapkan tidak lagi terjadi praktik-praktik pelanggaran dan penindasan terhadap hak asasi manusia di masa mendatang.
“Pemuda adalah calon pemimpin ke depan. Oleh karena itu, penguatan pemahaman HAM menjadi hal yang sangat penting agar tidak terjadi lagi pelanggaran HAM di kemudian hari,” jelas Faisal.
Melalui kolaborasi dengan Kemenham, materi mengenai HAM akan disampaikan langsung oleh pihak yang berkompeten. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman atau penafsiran yang keliru mengenai konsep dan penerapan HAM.
“Kami meminta Kemenham untuk mengisi materi agar tidak terjadi simpang siur pemahaman tentang HAM. Dengan demikian, pemuda Kota Pekanbaru dapat memahami secara utuh apa itu HAM dan bagaimana cara melindungi serta mengimplementasikannya,” ungkap Faisal.
Ia juga berharap para pemuda Kota Pekanbaru terus meningkatkan kapasitas diri melalui proses belajar yang berkelanjutan, khususnya terkait pemahaman dan perlindungan HAM.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pemuda, antara lain perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), mahasiswa, kelompok Cipayung Plus, serta perwakilan pemuda dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru.