Pemko Pekanbaru Matangkan Skema BTS Bus Listrik Trans Metro, Siapkan Dasar Hukum

13 Oktober 2026
Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.

Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru mulai mematangkan rencana penerapan skema Buy The Service (BTS) untuk layanan bus listrik Trans Metro Pekanbaru (TMP). Sejumlah persiapan, mulai dari penataan tata kelola hingga penyusunan dasar hukum, menjadi perhatian sebelum skema tersebut diterapkan.

Pembahasan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di ruang rapat Wali Kota, lantai 5, Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (12/10/2026). Pemko Pekanbaru juga menghadirkan PT Surveyor Indonesia sebagai konsultan pendamping dalam pengelolaan layanan Trans Metro Pekanbaru serta perwakilan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi mengatakan, FGD tersebut menjadi wadah bagi pemko untuk memperoleh masukan dari para ahli dan pihak yang memahami pengelolaan transportasi publik. Berbagai informasi, saran, dan masukan disampaikan oleh PT Surveyor Indonesia maupun MTI. Masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemko Pekanbaru dalam menyusun tata kelola layanan bus Trans Metro yang lebih baik.

"Banyak informasi, banyak saran dan masukan yang disampaikan, baik dari Surveyor Indonesia maupun dari MTI kepada kami," ungkapnya.

Seluruh masukan tersebut penting untuk mendukung penataan pengelolaan bus Trans Metro Pekanbaru ke depan, termasuk dalam mempersiapkan penerapan skema BTS bus listrik. Diharapkan, saran dan masukan yang berharga bagi Pemko Pekanbaru untuk melakukan penataan terhadap tata kelola bus Trans Metro ke depannya.

Meski demikian, penerapan skema BTS tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Pemko Pekanbaru terlebih dahulu akan menyiapkan berbagai instrumen yang diperlukan agar pelaksanaannya memiliki landasan dan persiapan yang memadai.

"Tentu segala instrumen yang dibutuhkan, mulai dari dasar hukum, administrasi, dan segala macamnya, perlu kami persiapkan terlebih dahulu. Setelah itu, kami akan lanjut ke tahapan-tahapan berikutnya," tutup Masykur.