Sekdaprov Riau Syahrial Abdi. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak nyata terhadap efisiensi anggaran daerah, khususnya dalam pembiayaan kebutuhan makan peserta didik di sekolah berasrama. Sebelum adanya program MBG. Pemprov Riau harus mengalokasikan anggaran sekitar Rp45 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan makan peserta di tujuh sekolah berasrama (boarding school) yang dikelola pemerintah daerah (pemda).
“Selama ini, kami terbebani anggaran yang cukup besar untuk pembiayaan makan siswa. Kini, dengan adanya program MBG, kebutuhan makan siang telah terakomodasi,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi, beberapa waktu lalu.
Meski demikian, program MBG saat ini baru mencakup penyediaan makan siang. Sementara itu, kebutuhan makan di sekolah berasrama umumnya mencapai tiga kali sehari.
"Kami membuka kemungkinan adanya kebijakan lanjutan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini guna mengakomodasi kebutuhan tersebut secara menyeluruh," ujar Syahrial.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program MBG. Dengan kolaborasi yang kuat, ia optimistis program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau akan berjalan semakin optimal, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Dengan dukungan bersama, kami yakin pelaksanaan program ini tidak hanya meringankan beban anggaran. Tetapi juga memberikan manfaat luas bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.