Wabup Rohil, Jhony Charles saat pertemuan dengan tokoh dan perwakilan masyarakat Panipahan
RIAU1.COM - WWabupakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Jhoni Charles, bersama Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, menunjukkan komitmen cepat dalam menangani konflik sosial.
Keduanya turun langsung meninjau lokasi pembakaran rumah yang diduga markas bandar narkoba di Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Sabtu (11/04/2026).
Setibanya di lokasi, suasana yang sempat tegang perlahan mendingin dengan kehadiran dua pucuk pimpinan tersebut.
Usai meninjau puing-puing bangunan, Wabup dan Kapolres segera menggelar rapat koordinasi darurat bersama Camat Panipahan, unsur TNI, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.
Wabup Jhoni Charles menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir bukan hanya untuk memantau, tapi memberikan solusi konkret.
"Kami ingin Panipahan kembali kondusif. Tidak boleh ada aksi anarkis lanjutan, namun aspirasi warga terkait pemberantasan narkoba kami dengar sepenuhnya," ujar Jhoni.
Selain isu narkoba, warga juga mengeluhkan keberadaan tempat hiburan malam yang dinilai menjadi akar keresahan.
Menanggapi hal itu, Jhoni Charles langsung melakukan panggilan telepon (on the spot) kepada Dinas Satpol PP dan Dinas Perizinan Rohil.
Dia bahkan memfasilitasi pengumpulan tanda tangan warga sebagai basis legalitas untuk memproses penutupan tempat hiburan tersebut sesuai aturan yang berlaku.
"Langkah ini kita ambil agar penertiban memiliki dasar hukum yang kuat dan aspirasi masyarakat tersalurkan dengan benar," tambahnya.
Di sisi lain, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni memastikan proses hukum akan berjalan objektif. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap akan menyelidiki insiden pembakaran, namun di saat yang sama akan mempersempit ruang gerak bandar narkoba di wilayah tersebut.
"Kami mengamankan saksi-saksi dan barang bukti. Hukum harus tegak lurus, baik terhadap pelaku anarkisme maupun terhadap pengedar narkoba yang selama ini meresahkan. Keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami," tegas AKBP Isa.*