Jumlah Kunjungan Wisman ke Sumatera Barat Menurun

3 September 2026
Bandara Minangkabau/Net

Bandara Minangkabau/Net

RIAU1.COM - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat (Sumbar), pada Juli 2026 tercatat sebanyak 6.377 kunjungan, atau turun 9,90 persen dari bulan sebelumnya yang berjumlah 7.078 kunjungan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar melaporkan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Sumbar pada Juli 2026 berasal dari Malaysia (4.277 kunjungan), Australia (364 kunjungan), Singapura (176 kunjungan), Amerika Serikat (147 kunjungan), Prancis (106 kunjungan), dan Belanda (78 kunjungan).

“Dari 10 besar kedatangan wisman, wisman asal Belanda tercatat mengalami peningkatan tertinggi dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu sebesar 200,00 persen,” demikian laporan resmi BPS Sumbar dikutip Padangkita.com, Rabu (2/9/2026).

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara tujuan kabupaten/kota di Sumbar selama Juli 2026 tercatat sebanyak 2.145.772 perjalanan, meningkat 3,11 persen dibandingkan dengan Juni 2026 yang sebesar 2.080.998 perjalanan.

Jika dibandingkan dengan Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mengalami peningkatan sebesar 10,71 persen. Secara spasial, perkembangan jumlah perjalanan wisnus pada 10 kabupaten/kota tujuan dengan jumlah perjalanan terbesar menunjukkan variasi antarwilayah. Di antara 10 kabupaten/kota, jumlah perjalanan wisnus menuju Kota Padang mencatatkan peningkatan tertinggi secara bulanan, yaitu sebesar 12,10 persen.

Peningkatan cukup tinggi juga terjadi pada jumlah perjalanan wisnus menuju Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sebesar 5,46 persen, dan menuju Kota Bukittinggi sebesar 4,62 persen. Selain itu, peningkatan juga tercatat pada perjalanan wisnus menuju Kota Payakumbuh sebesar 4,58 persen dan menuju Kabupaten Solok sebesar 2,95 persen.

Sebaliknya, di antara 10 besar kabupaten/kota tujuan, penurunan terdalam terjadi pada jumlah perjalanan wisnus menuju Kabupaten Tanah Datar, yang turun sebesar 3,12 persen. Penurunan juga terjadi pada perjalanan wisnus menuju Kabupaten Dharmasraya sebesar 3,11 persen.

Secara tahunan, semua kabupaten/kota yang termasuk dalam kelompok 10 besar mengalami peningkatan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Di antara kabupaten/kota tersebut, peningkatan tertinggi terjadi pada Kabupaten Dharmasraya dengan pertumbuhan sebesar 29,09 persen. Peningkatan cukup tinggi juga tercatat pada Kabupaten Limapuluh Kota, dengan jumlah perjalanan wisnus naik sebesar 19,75 persen.

Selain ditinjau dari sisi tujuan perjalanan, dinamika wisnus juga dapat dianalisis berdasarkan daerah asal perjalanan di Sumbar. Jumlah perjalanan wisnus asal kabupaten/kota di Sumbar pada Juli 2026 tercatat sebanyak 1.921.716 perjalanan, naik 2,79 persen dibandingkan dengan Juni 2026. Jika dilihat pada 10 kabupaten/kota asal dengan jumlah perjalanan terbesar, hampir semua kabupaten/kota mengalami peningkatan secara bulanan.

Di antara 10 besar kabupaten/kota asal, jumlah perjalanan wisnus yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mencatat peningkatan terbesar, yaitu sebesar 16,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan cukup tinggi juga terjadi pada perjalanan wisnus yang berasal dari Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) sebesar 10,43 persen dan Kabupaten Dharmasraya sebesar 6,72 persen. Sebaliknya, penurunan tercatat pada perjalanan wisnus yang berasal dari Kota Padang sebesar 2,94 persen.

Secara tahunan, sebagian besar kabupaten/kota dalam kelompok 10 besar tercatat mengalami peningkatan jumlah perjalanan wisnus. Peningkatan tertinggi tercatat pada perjalanan wisnus yang berasal dari Kabupaten Sijunjung, dengan naik sebesar 29,66 persen. 

Sedangkan Kabupaten Solok mengalami penurunan terdalam, dengan turun sebesar 6,06 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.*