Dukung Tumbuh Kembang Anak, Program Intervensi Gizi Digelar di Kecamatan Sungai Sembilan

30 September 2026
Sebanyak 12 anak mendapat dukungan asupan gizi selama tiga bulan dengan pemantauan tumbuh kembang oleh Puskesmas dan kader posyandu. (Istimewa)

Sebanyak 12 anak mendapat dukungan asupan gizi selama tiga bulan dengan pemantauan tumbuh kembang oleh Puskesmas dan kader posyandu. (Istimewa)

RIAU1.COM - PT Energi Sejahtera Mas (PT ESM), bagian dari Sinar Mas Cepsa, mendukung program intervensi gizi bagi anak yang menjadi sasaran pencegahan stunting di Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai. Program selama tiga bulan ini dilaksanakan bersama Puskesmas Sungai Sembilan dan kader posyandu dengan menggabungkan dukungan asupan gizi serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala.

Sebanyak 12 anak mendapatkan susu penunjang tumbuh kembang dan suplemen vitamin selama periode program. Selain mendukung pemenuhan asupan gizi, berat dan tinggi badan anak akan dipantau secara berkala untuk melihat perkembangan pertumbuhan selama intervensi berlangsung.

Pencegahan stunting penting dilakukan sejak dini karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak. Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa stunting juga dapat memengaruhi perkembangan kognitif dan motorik, kemampuan belajar, serta produktivitas anak di masa mendatang. Karena itu, pemenuhan gizi yang memadai dan pemantauan pertumbuhan secara berkala menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Program dimulai pada Jumat, 25 September 2026, melalui penyerahan bantuan di Aula Pertemuan Puskesmas Sungai Sembilan. Dalam pelaksanaannya, Puskesmas berperan memantau kondisi kesehatan dan parameter pertumbuhan anak, sedangkan kader posyandu melakukan pendampingan di lapangan serta mencatat perkembangan berat dan tinggi badan secara berkala.

Orang tua atau wali juga dilibatkan untuk memastikan anak mengonsumsi asupan yang diberikan sesuai arahan serta mengikuti kegiatan penimbangan dan pengukuran secara rutin. Keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program sekaligus membangun perhatian terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak dalam keseharian.

Program turut melibatkan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Lubuk Gaung, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Lubuk Gaung, serta Forum Komunikasi Karyawan (FKK) PT Energi Sejahtera Mas. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat pendampingan terhadap anak dan keluarga selama program berlangsung.

“Kami menyambut baik dukungan PT Energi Sejahtera Mas dalam memberikan intervensi gizi kepada anak-anak yang membutuhkan. Program selama tiga bulan ini membantu kami dalam mendukung upaya pencegahan stunting, terutama dengan adanya pemantauan perkembangan anak secara berkala,” kata Bdn. Desi Nefrida, SST, perwakilan Puskesmas Sungai Sembilan.

Selain memberikan akses terhadap tambahan asupan gizi, program ini mendorong keterlibatan orang tua dalam memperhatikan pertumbuhan anak. Bagi puskesmas dan kader posyandu, dukungan tersebut turut menunjang pendampingan terhadap anak yang menjadi sasaran program pencegahan stunting di Kecamatan Sungai Sembilan.

Pelaksanaan program juga melibatkan karyawan PT Energi Sejahtera Mas melalui FKK sebagai bagian dari keterlibatan mereka dalam kegiatan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan. Partisipasi tersebut turut membuka ruang kolaborasi antara perusahaan, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam mendukung kesehatan anak.

“Stunting merupakan masalah yang membutuhkan perhatian bersama. Dukungan ini memberikan bantuan nyata bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, sementara pendampingan dari puskesmas dan kader membantu memastikan program berjalan secara berkelanjutan,” ujar Ns. Roslaini, S.Kep, perwakilan PKK Kelurahan Lubuk Gaung.

Selama periode program, PT Energi Sejahtera Mas bersama Puskesmas Sungai Sembilan dan kader posyandu akan memantau kondisi kesehatan serta pertumbuhan anak penerima manfaat. Hasil pemantauan akan menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat perkembangan indikator pertumbuhan anak sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan program kesehatan masyarakat PT Energi Sejahtera Mas di masa mendatang.

“Program ini kami rancang agar dukungan yang diberikan tidak berhenti pada pemberian asupan gizi, tetapi juga disertai pendampingan dan pemantauan selama tiga bulan. Melalui kerja sama dengan Puskesmas dan kader posyandu, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima manfaat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Kecamatan Sungai Sembilan,” ujar Fauzi Rahman, perwakilan Manajemen PT Energi Sejahtera Mas.

Pada akhirnya, upaya mendukung tumbuh kembang anak tidak hanya bergantung pada intervensi yang diberikan, tetapi juga pada peran keluarga dalam membangun kebiasaan yang mendukung kesehatan anak sehari-hari. Pendampingan selama program diharapkan dapat turut memperkuat perhatian keluarga terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak sejak dini. (*)