Festival Kue Talam Ketan Durian Pecahkan Rekor MURI, Momentum Angkat UMKM Pekanbaru ke Pasar Nasional

4 Juli 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Festival Kue Talam Ketan Durian yang digelar Pemko Pekanbaru sukses mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai sajian kue ketan talam durian terpanjang. Pencapaian tersebut menjadi salah satu acara kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru.

Dalam festival yang berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, kue talam ketan durian dibentangkan sepanjang 1,1 kilometer. Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kecamatan di Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (4/7/2026), menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan festival, khususnya para pelaku UMKM yang menjadi aktor utama di balik keberhasilan pemecahan rekor tersebut. Pencapaian itu bukan sekadar kebanggaan karena berhasil mencetak rekor nasional, tetapi menjadi strategi untuk memperkenalkan kuliner khas Pekanbaru sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk UMKM lokal.

"Tujuan kami bukan sekadar memecahkan rekor. Tujuan kami adalah membuat produk UMKM Pekanbaru dikenal, dicari, dan dibeli," katanya.

Kemarin, warga sudah mengenal kue talam durian. Sekarang, tugas pemko bersama adalah mencari produk lokal lain yang layak diangkat menjadi ikon Kota Pekanbaru berikutnya.

Agung menilai, festival tersebut menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui promosi yang masif, produk lokal Pekanbaru diharapkan mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

"Target kami bukan berhenti pada rekor. Dari rekor kami bergerak menuju pasar, dari festival yang wujudkan kesejahteraan bagi pelaku UMKM," jelas Agung.

Keberhasilan Festival Kue Talam Ketan Durian memecahkan rekor MURI diharapkan menjadi titik awal dalam mengangkat potensi kuliner khas Pekanbaru sebagai identitas daerah. Selain memperkuat citra Kota Pekanbaru sebagai kota kreatif, festival ini juga diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan UMKM sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.