Program MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkatkan PAD Pekanbaru

4 Juli 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru. Program nasional tersebut dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian sehingga berdampak pada meningkatnya penerimaan daerah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (4/7/2026).

"PAD Pekanbaru mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dari sekitar Rp800 miliar menjadi kurang lebih Rp1,2 triliun. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya bergulirnya Program MBG," katanya.

Program ini memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di daerah. Peningkatan penerimaan daerah terutama berasal dari sektor pajak makanan dan minuman serta sejumlah retribusi yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada pajak makanan dan minuman serta retribusi. 

"Bahkan, pendapatan dari pajak makanan dan minuman pada triwulan pertama tahun ini meningkat hingga 32 persen. Dengan adanya program ini, aktivitas ekonomi ikut meningkat sehingga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah," ujar Agung.

Selain meningkatkan penerimaan daerah, Program MBG juga menimbulkan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Kota Pekanbaru. Program tersebut dinilai mampu mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

"Geliat ekonomi yang muncul dari program ini cukup baik. Banyak sektor yang bergerak dan itu berdampak pada bertambahnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat," ucap Agung.

Menanggapi kekhawatiran mengenai kemungkinan menurunnya pendapatan kantin sekolah akibat pelaksanaan Program MBG, Agung memastikan kondisi tersebut tidak terjadi. Para pelajar tetap berbelanja di kantin sekolah untuk membeli makanan ringan, minuman, maupun kebutuhan lainnya meskipun telah memperoleh makanan bergizi gratis dari pemerintah.

"Tidak ada dampak penurunan yang signifikan. Anak-anak sekolah tetap berbelanja di kantin. Mereka masih membeli makanan ringan, minuman, dan kebutuhan lainnya yang tersedia di kantin," ungkap Agung.

Diharapkan, berbagai program pemerintah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terus berlanjut. Sehingga, manfaatnya semakin dirasakan, baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun memperkuat kapasitas fiskal daerah.

"Kami berharap perekonomian terus tumbuh. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, manfaatnya akan dirasakan masyarakat sekaligus berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah," tutup Agung.

MBG