Wali Kota Pekanbaru Paparkan Tujuh Capaian Strategis Pembangunan Selama 1 Tahun 4 Bulan

4 Juli 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Wali Kota Agung Nugroho memaparkan berbagai capaian, langkah strategis, dan program prioritas yang telah dijalankan Pemko Pekanbaru selama satu tahun empat bulan terakhir. Seluruh capaian yang dipaparkan merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat atas amanah yang diberikan.

"Bagi kami, pembangunan bukan sekadar tentang apa yang direncanakan. Tetapi tentang apa yang telah dikerjakan, sedang diwujudkan, dan akan terus disempurnakan ke depan," kata Wali Kota Agung, Sabtu (4/7/2026).

Terdapat tujuh capaian utama yang menjadi fokus pembangunan Kota Pekanbaru. Capaian pertama adalah penguatan tata kelola keuangan daerah dan peningkatan kemandirian fiskal. 

Pemko melakukan penataan anggaran, meningkatkan efisiensi belanja, serta memperkuat tata kelola pemerintahan agar semakin sehat, transparan, dan akuntabel. Upaya tersebut berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, yang naik dari Rp800 miliar pada 2024 menjadi Rp1,2 triliun pada 2025.

"Ini bukan sekadar angka. Tetapi, inilah cerminan bahwa Pekanbaru sedang bergerak menuju daerah yang semakin mandiri dan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki," ujar Agung.

Keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, yang menilai strategi Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat layak menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain. Capaian kedua adalah percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan wajah kota. Selama 2025, Pemko Pekanbaru berhasil memperbaiki 42 kilometer ruas jalan melalui program pelapisan ulang (overlay), melampaui target awal sepanjang 20 kilometer.

"Kami berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Perbaikan jalan menjadi prioritas karena menyangkut aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat," ungkap Agung.

Di bidang lingkungan hidup, Pemko membentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh 83 kelurahan, menggencarkan Gerakan Pekanbaru Bersih, serta melaksanakan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan. Pada sektor pembangunan sumber daya manusia, Pemko menghadirkan program Zero Anak Putus Sekolah dan Zero Stunting. 

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 1.778 anak berhasil kembali mengenyam pendidikan, sementara sekitar 3.000 kasus stunting mendapat penanganan. Pemko juga memperkuat kepedulian sosial melalui program nikah massal gratis yang diikuti 71 pasangan, memperluas penyaluran bantuan sosial, serta mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam peningkatan pelayanan publik, Pemko menghadirkan Mobil AMAN untuk mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat, memperbaiki sistem persetujuan bangunan gedung agar lebih transparan dan akuntabel, serta menyediakan layanan internet gratis guna mendukung akses informasi dan pelayanan publik. Sebagai langkah menuju kota modern dan berkelanjutan, Pemko Pekanbaru pada 2026 mulai menguji coba operasional bus listrik sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan.

Berbagai kebijakan yang telah dijalankan mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Pada triwulan pertama 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru tercatat mencapai 7,9 persen, didorong oleh meningkatnya aktivitas perdagangan, sektor jasa, investasi, dan konsumsi masyarakat.

"Berbagai langkah yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Pekanbaru," tutupnya.