Sosialisasi Program MB di Rohil Riau, DPR Ajak Masyarakat Dukung Pemenuhan Gizi Anak

10 Mei 2026
Anggota Komisi IX DPR RI Maharani sosialisasi program MBG di Sintong Makmur, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (6/5/2026). Foto: Istimewa.

Anggota Komisi IX DPR RI Maharani sosialisasi program MBG di Sintong Makmur, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (6/5/2026). Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Sintong Makmur, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra kerja sebagai upaya memperkuat dukungan masyarakat terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI Maharani dalam sambutannya masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan Program MBG. Program ini sebagai langkah strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak agar tumbuh sehat, cerdas, dan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Program ini merupakan upaya konkret pemerintah untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga mampu tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” katanya.

Keberhasilan program MBG tidak dapat dicapai tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan keluarga dinilai menjadi kunci utama agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Mari bersama-sama mendukung dan mengawal Program Makan Bergizi Gratis ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Maharani.

Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing. Pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini dinilai memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan fisik, kecerdasan, serta kemampuan berpikir anak.

Selain berdampak pada kesehatan, pelaksanaan program MBG ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keterlibatan petani lokal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta tenaga kerja dalam rantai pelaksanaan program diharapkan dapat menciptakan perputaran ekonomi yang lebih baik di masyarakat.