Gebyar TK Pekanbaru Meriah, Anak-anak Diajak Biasakan Hidup Bersih dan Disiplin
Gebyar TK se-Pekanbaru di halaman MPP, Sabtu (9/5/2026). Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Ribuan murid dan guru Taman Kanak-kanak (TK) memadati lapangan terbuka di kompleks Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026) pagi. Suasana meriah tampak mewarnai pelaksanaan Gebyar TK se-Kota Pekanbaru yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan apresiasi kepada Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) yang dinilai terus aktif bersinergi dengan pemko dalam menghadirkan berbagai kegiatan positif. Hal ini guna mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
“Gagasan demi gagasan selalu diluncurkan oleh IGTKI. IGTKI Pekanbaru luar biasa. Karena setiap tahunnya selalu meraih prestasi pada ajang tingkat Provinsi Riau dan mengharumkan nama Pekanbaru,” ujarnya.
Berbagai prestasi yang diraih IGTKI tidak terlepas dari kekompakan guru dan dukungan penuh para orang tua peserta didik dalam menyukseskan berbagai program pendidikan di Kota Pekanbaru. Pada kesempatan itu, Agung juga menitipkan pesan kepada para guru TK dan PAUD agar terus menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini.
Pendidikan mengenai kepedulian terhadap lingkungan dinilai menjadi hal penting. Karena, pendidikan dapat membentuk karakter anak sekaligus menjadi langkah nyata dalam mengatasi persoalan lingkungan, termasuk banjir akibat sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihan.
“Mengubah kebiasaan, paradigma, maupun pola pikir tidak mudah ketika seseorang sudah beranjak dewasa. Perubahan akan lebih mudah dilakukan jika dibiasakan sejak usia PAUD,” ucap Agung.
Diharapkan, para guru dan orang tua dapat bersama-sama membangun kebiasaan positif pada anak-anak, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga memilah sampah sejak dini. Kebiasaan sederhana tersebut akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan anak di masa depan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Anak-anak yang tertib membuang sampah dan memilah sampah tentu akan memperoleh manfaat dalam kehidupannya. Jika alam dan lingkungan dijaga, maka alam juga akan menjaga kita,” tutupnya.