Pemko Pekanbaru Segera Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa dan Penghafal Alquran

12 Mei 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru segera menyalurkan bantuan beasiswa bagi mahasiswa dan anak-anak penghafal Alquran. Beasiswa segera disalurkan setelah proses pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 rampung dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (12/5/2026), mengatakan, proses audit LKPD Pemko Pekanbaru telah selesai saat ini. Proses selanjutnya tinggal menunggu tahapan exit meeting sebelum penyaluran bantuan dilakukan kepada para penerima yang telah dinyatakan lolos seleksi.

“Sekarang LKPD 2025 sudah selesai diaudit oleh BPK. Mudah-mudahan tanggal 15 Mei nanti exit meeting selesai. Setelah itu, kami mulai menyalurkan beasiswa tersebut,” ujarnya.

Seluruh tahapan seleksi penerima bantuan sudah dituntaskan oleh panitia sejak Desember 2025 lalu. Karena itu, pemko tinggal melanjutkan proses pencairan kepada peserta yang memenuhi syarat.

“Proses seleksi sudah selesai dilakukan panitia, jadi tinggal penyalurannya saja,” jelas Agung.

Sebelumnya, program bantuan beasiswa tersebut telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025. Namun, penyaluran sempat tertunda karena tingginya jumlah pendaftar dan keterbatasan waktu dalam proses verifikasi.

Beasiswa diberikan kepada mahasiswa jenjang Diploma Tiga (D3), Strata Satu (S1), Strata Dua (S2), dan Strata Tiga (S3). Selain itu, pemkojuga menyediakan jalur khusus bagi anak-anak penghafal Alquran.

Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru, total terdapat 1.709 pendaftar yang mengikuti seleksi secara daring melalui laman beasiswa pemko.
Para pendaftar tersebar dalam tujuh jalur penerimaan, yakni jalur tahfiz, kurang mampu, prestasi, afirmasi, luar negeri, S2, dan S3.

Untuk jalur tahfidz tercatat sebanyak 41 pendaftar, terdiri atas 16 pendaftar kategori hafalan 10 juz, lima pendaftar kategori 20 juz, serta 20 pendaftar kategori 30 juz. Sementara itu, jalur kurang mampu diikuti 361 pendaftar, dengan rincian 342 mahasiswa jenjang S1 dan 19 mahasiswa D3.

Jumlah pendaftar terbanyak berasal dari jalur prestasi yang mencapai 1.145 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.061 pendaftar berasal dari jenjang S1 dan 84 pendaftar dari jenjang D3.

Adapun jalur afirmasi diikuti dua pendaftar jenjang S1, jalur luar negeri enam pendaftar. Kemudian, jalur S2 sebanyak 95 pendaftar dan S3 sebanyak 59 pendaftar.