Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berupaya mempercantik wajah kota melalui penataan taman dan ruang terbuka hijau yang nyaman, asri, dan berkelanjutan. Penataan kawasan hijau tidak hanya berfungsi memperindah kota, tetapi juga berperan dalam mendukung kelancaran lalu lintas dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (31/3/2026), mengatakan, salah satu langkah konkret dilakukan di kawasan simpang Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan kawasan Purna MTQ. Selama ini, lokasi tersebut dikenal sebagai titik rawan kemacetan. Karena, pengendara harus memutar cukup jauh di depan Konsulat Malaysia.
"Untuk mengatasi persoalan tersebut, kami melakukan terobosan dengan membuka simpang sebidang melalui penataan ulang taman di area persimpangan. Penataan dilakukan secara bertahap, termasuk pemindahan tanaman yang sebelumnya berada di titik tersebut untuk kemudian difungsikan sebagai jalur lalu lintas kendaraan," ujarnya.
Dalam desain baru, kawasan tersebut akan dilengkapi dengan tiga simpang lampu lalu lintas. Dengan demikian, kendaraan dari arah Jalan Arifin Ahmad dapat langsung berbelok ke kiri maupun ke kanan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II tanpa harus memutar jauh. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, tanpa mengabaikan aspek estetika kota.
"Selain penataan simpang, kami juga melakukan pembenahan taman median jalan secara menyeluruh. Program tersebut dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman pada Juli tahun lalu," jelas Agung.
Kemudian, penataan simpang dilanjutkan ke Jalan Arifin Ahmad, Jalan Soebrantas, serta sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dikerahkan untuk bekerja secara intensif, mulai malam hingga pagi hari.
"Mereka menanam bunga serta pohon hias di jalur hijau yang membelah jalan utama. Upaya perawatan juga ditingkatkan melalui optimalisasi penggunaan mobil penyiram air agar taman tetap terjaga kesegarannya," sebut Agung.